Dari tadi malam aku udah belajar buat persiapan test. Enam bab udah kusapu bersih! Tumben sekali bisa rajin belajar, tapi aku gak setiap hari begini kok alias 80% dari diriku adalah kemalasan. Kendala terbesarku adalah masalah konsentrasi. Susah sekali buat berkonsentrasi dan aku masih juga berusaha bisa lebih baik lagi.
Sebenarnya ini adalah Probetest atau test ecek-ecek. Probetest diadakan karena aku dan beberapa murid di sekolahku akan mengikuti ujian TELC untuk meraih Zertifikatdeutsch. Zertifikatdeutsch adalah test kemampuan bahasa Jerman yang diakui secara internasional. Tenang aja, aku masih nyoba level bawah kok. Hanya level B1. Karena aku belum pernah ikut ujian test kemampuan bahasa apapun, jadi aku mulai dari TELC duluan bukan dari test Goethe. Banyak yang bilang kalo TELC lebih ‘gampang’ daripada Goethe. Selain itu sekolahku juga menyediakan fasilitas buat murid yang mau ikutan ujian dari mulai persiapan dengan soal-soal yang mirip ujian TELC sampai ke latihan ujian dan dialogue termasuk Probetest.
Awalnya aku cuma iseng ikutan, karena pada dasarnya aku lumayan gentar dengan ujian berbahasa Jerman. Lalu suatu hari aku daftar ujian karena beberapa teman sekelasku memang sudah berencana akan ujian. Lama-lama aku merasa, ini semua terasa nyata bener sih (ya iyalah, memang nyata). Mungkin selama ini aku terlalu banyak denial. Pfff… Semuanya makin terasa nyata ketika salah satu teman sekelasku ngomong,
“Kita harus ikut ujian atau setidaknya mulai latihan dari level bawah dulu karena Zertifikatdeutsch ini adalah syarat kalo kita mau sekolah ke jenjang yang lebih tinggi atau mau dapatin pekerjaan di Swiss.”
Beberapa dari kami terdiam sehabis dengar kalimat itu. Kami semua punya latar belakang berbeda hidup di negara ini dan berusaha gapai mimpi yang berbeda dengan jalan berbeda juga. Satu hal yang sama adalah kami harus melewati banyak tantangan, salah satunya ya ujian bahasa ini.
Kebanyakan murid di kelasku juga statusnya sama sepertiku, masih belum punya pekerjaan. Makin hari kami makin dekat ke fase mencari pekerjaan dan bakal bertempur menaklukkan job market di Swiss dan hal ini terkadang bikin nyali beberapa dari kami sedikit ciut. Apapun itu, aku harus siap menghadapi. Semua diawali dengan memulai untuk melangkah. Semua diawali dengan Probetest.
Di bawah ini adalah contoh sertifikat TELC (Photo from here). Silakan juga lihat diagram perbandingan TELC dan Goethe (Photo from here). Untuk informasi tentang TELC silakan cek di sini.

