Selama nonton EURO 2008, aku banyak mendengar komentar lucu para komentator bola. Ternyata mereka bukan hanya tahu banyak soal sepak bola, tapi juga lucu banget! Ini dia komentar-komentar mereka yang sempat aku tangkap di beberapa pertandingan berikut:
Jerman VS Polandia
Melihat pendukung Polandia semangat banget, komentatornya nyeletuk:
“… di stadion terdengar para pendukung tim Polandia sedang menyanyikan lagu ‘Selamat Tinggal, Jerman’…”
Rumania VS Perancis
Tim Rumania emang tim yang ga bisa diremehin di Euro 08, terutama defense-nya.
“… kalau malam ini para pemain tim Perancis bermimpi, pasti mereka akan memimpikan orang-orang berbaju kuning berderet-deret. Yah, sulit sekali bagi Perancis untuk menembus pertahanan Rumania..”
Yunani VS Swedia
Pertandingan yang ga seru. Tim Yunani main bolanya asli ‘menggoreng’, gak jelas arahnya kemana. Sewaktu Swedia cetak gol, sang komentator nyeletuk,
“Akhirnya, inilah hukuman atas permainan yang sangat membosankan!”
Suisse VS Turki
Sewaktu baju salah satu pemain Turki robek, komentatornya ngomong:
“Sepertinya baju seragam pemain Turki itu harus dicuci dengan 30 derajat, bukannya dengan 60 derajat…”
Austria VS Polandia
Melihat permainan tim Austria (yang emang lebih ancur daripada Suisse)
“… yah Dewa Sepak Bola memang tidak memberkati Suisse, tapi sepertinya berdampak juga bagi Austria..”
Jerman VS Turki
Sewaktu pemain Turki, Sabri Sarioglu, berusaha membuat peluang gol, terdengar komentar,
“Inilah Sabri Sarioglu, pemain Turki yang hampir dipecat dari klubnya karena kebanyakan berpesta dan sering membolos latihan pagi..”
Komentar lainnya di pertandingan ini:
“… pemain Turki Kazim Kazim terlihat seperti kembarannya pemain Suisse Johan Vonlanthen…”
Habis itu rekannya ketawa (BTW, memang beneran mirip sih hehe).
Italy VS Spanyol
Saking membosankannya, selama pertandingan dua komentator malah bergossip. Salah satu dari mereka cerita,
“… saya dengar kabar, Luca Toni mengirim SMS kepada temannya Miroslav Klose. Isi SMS Toni adalah: ‘Aku punya masalah dengan temanku.’ Ya, tentu saja Klose bertanya, ‘Kenapa?’ Toni menjawab: ‘Temanku itu adalah bola, dan aku tidak bisa mencetak gol!’
*asli udah kayak infotainment gini!*
Komentar lainnya di saat perpanjangan waktu:
“… sebagai informasi tiket untuk pertandingan kali ini terjual seharga 400 Euro di pasar gelap. Sepertinya ini harga yang mahal sekali untuk pertandingan membosankan seperti ini ya…”
Spanyol VS Rusia
Saat Spanyol cetak gol, di bangku penonton nampak Pangeran Felipe dari Spanyol dengan istrinya bersorak. Salah satu komentator rupanya sama sekali tidak tahu nama pangeran Spanyol ini, jadi dia ngomong asal dan terjadi dialog,
Komentator 1: “Keluarga kerajaan sedang merayakan gol Spanyol.”
Komentator 2: “Itu kan Pangeran Felipe.”
Komentator 1: “Oh jadi Anda tau siapa namanya yah? Syukurlah.”
Sehabisnya mereka berdua ketawa.
Di lain waktu, Pangeran Felipe disorot kamera lagi.
Komentator 2: “Tau tidak siapa nama istri Pangeran Felipe?”
Komentator 1: “Siapa ya? Putri Felipe kali yaa..”
Semua penonton yang lagi nontong bareng pada ketawa dengar dialog asal ini.
Masih seputaran komentar pertandingan olah raga, kali ini dari tanah air yaitu komentar di pertandingan piala Thomas Uber 2008. Pertandingan antara Pia Zebadiah VS Yik-Man Wong dari Belanda. Terjadi dialog antara tiga orang komentator.
Komentator 1: “Wajah pemain Wong ini kalau diperhatikan seperti perpaduan antara Mia Audina dan Agnes Monica, bukan begitu?”
Komentator 1, 2 dan 3: *ketawa*
Komentator 1: “Saya dengar Agnes Monica juga menonton di stadion. Barangkali saat ini dia sekarang sedang nonton juga di sini.”
Hening sejenak…
Komentator 2: “Mungkin dia sedang nonton di rumah.”
Okay, pertanyaannya sekarang adalah kenapa aku bisa ingat semua komentar di atas?
Aku juga gak tau, pokoknya sesuatu yang lucu dan aneh itu biasanya selalu kuingat. 😀