Sejak seminggu lalu cuaca di Swiss lumayan dingin. Berdasarkan prakiraan cuaca suhu maksimum berkisar 3°C sementara suhu minimum sekitar -3°C sampai -4°C. Suatu pagi aku bangun tidur dan dari balkon terlihat pemandangan seperti ini.


Salju seperti ini belum termasuk tebal, masih tahap awal. Lalu lintas di Zurich baru-baru ini chaotic, hal yang kadang terjadi di saat awal turun salju. Malangnya di hari itu aku harus keluar padahal ada niat untuk berdiam di apartemen aja; mengurung diri dari salju yang makin menumpuk. Tapi akhirnya terpaksa keluar juga.
Bukannya aku ga mensyukuri benda ciptaan Tuhan ini. Tapi kalau harus jalan sambil terpleset, siapa juga yang senang? Hari ini aku empat kali terpleset, mana di depan orang-orang pula. Saat cuaca ga bersalju saja aku bisa terpleset, gimana lagi kalau salju tebal? Apalagi aku memang bukan penggemar salju. Banyak orang yang senang saat salju mulai turun, terutama menjelang Natal. Kebetulan aku nggak, mohon maaf buat para penggemar salju.
Mari beralih ke topik lain. Tanggal 12 Desember tahun ini adalah hari bersejarah. Kenapa? Karena Swiss sudah bergabung untuk jadi anggota Schengen Area. Ini berarti kalau mau ke Jerman dan negara Eropa lain yang tergabung dalam perjanjian Schengen Area sudah ga perlu apply visa lagi. Ini berarti juga ga perlu pergi ke Bern dan gak perlu berhadapan dengan muka petugas kedutaan yang galak seperti yang pernah kualami.
Baru-baru ini aku ke Kreisbüro (District Office) untuk memperpanjang izin tinggal. Lalu pegawai Kreisbüro kasi informasi kalau izin tinggal bakal diperbaharui bentuknya, jadi lebih praktis kayak ID card pada umumnya. Ini kabar bagus! Berarti aku makin ga repot, karena izin tinggal yang lama memang berukuran agak besar dan ga bisa masuk dompet.
Sewaktu kakakku tahu Swiss udah gabung Schengen, mereka langsung nanya, “Kapan lo ke Jerman?” Seolah kalau mau ke Jerman itu serasa mau pergi ke supermarket Coop saja. Karena izin tinggalku sedang dalam proses diperpanjang dan sialnya berhubung bentar lagi libur Natal dan Tahun Baru, aku harus menunggu sampai akhir Januari atau awal Februari untuk berpergian keluar negeri. Karena itu Natal dan Tahun Baru aku ga kemana-mana, tetap di Zurich saja. Untuk sementara aku harus bersabar mungkin sampai awal Februari.
Selamat Natal dan Tahun Baru buat yang merayakan!