Sudah dari hari Minggu aku jatuh sakit. Sekarang sudah hari Kamis, berarti udah lima hari kondisiku drop.
Minggu
Siangnya sih masih sehat. Masih bisa jalan ke Bellevue mumpung matahari lagi muncul. Tapi begitu menjelang sore hari suhu badanku mulai naik dan puncaknya sekitar jam 8 malam sewaktu lagi nonton film. Setelah sadar mau sakit, aku secepatnya tidur.
Senin
Bangun tidur badanku masih juga panas. Tenggorokan mulai terasa sakit dan malamnya aku susah tidur karena batuk terus.
Selasa
Kondisi ga berubah, masih juga demam tinggi dan batuk. Malamnya masih juga susah tidur, tenggorokan sakit dan susah menelan bahkan menelan air sangat sakit. Suaraku mulai parau dan sedikit menghilang.
Rabu
Rasa sakit di tenggorokan mulai berkurang dan suaraku berangsur pulih di malam hari. Tapi siksaan serangan batuk di malam hari menyiksa banget. Saking putus asa dan capeknya rasanya aku hampir tidur di kamar mandi.
Jangan dikira aku ga minum obat atau ga berusaha mengobati komplikasi indah ini. Mulai dari obat-obatan sampai minuman herbal dan air putih bergelas-gelas sudah kukonsumsi. Demamku memang hilang tapi serangan batuk masih gentayangan. Selera makanku juga nyaris hilang dan cuma bisa makan buah-buahan. Semalam serangan batukku cukup parah saat lewat tengah malam. Walau sudah minum obat tetap ga bisa reda. Sama sekali ga bisa tidur dan ketika lihat jam saat itu hampir jam 6 pagi. Aku nangis karena kelelahan serta kurang tidur. Sakit di saat winter memang sesuatu yang gak bisa dianggap enteng.
This stupid bloody cough…
adeknya kak julie ya :Dsalam kenal dari nasriza
LikeLike
nasriza >>iya, kok tau seh?!
LikeLike